Yang tertulis
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MILENIAL (sudut pandang/bukan)
Apa yang kalian tahu dari kata milenial?
Entahlah, saya tertarik untuk sedikit membahas ini. Karena saya pun terlahir menjadi generasi milenial di sini. Saya merasakan bagimana cara hidup dan harus berpedoman pada suatu hal yang saya belum mengerti jelasnya seperti apa.
Milenial sebuah kata yang akrab menyapa saya. Yang selalu di perbincangkan oleh negara maupun rakyatnya. Sebuah sebutan generasi muda saat ini. Saya pernah membaca di internet mengenai kata milenial. Milenial yang pada umumnya adalah anak-anak generasi Baby Boomers dan Gen-x yang tua.
Pandangan saya mengenai milenial sepertinya tak terlalu bisa di bicarakan. Karena saya sendiri adalah anak milenial, merasakan rasanya hidup di generasi ini. Saya melihat, anak remaja seumuran saya makin cepat saja pola pikirnya. Dengan berkembangnya teknologi, semakin menambah wawasan, kreatifitas dan inovasi pada era ini. Saya sering melihat, teman-teman saya ternyata memiliki beberapa kesamaan. Saya tidak tahu ini memang pengaruh alam atau pengaruh dari sebuah kata milenial.
Saya memandang dan memperhatikan sekeliling saya. Contohnya saja di cafe-cafe, banyak anak milenial yang hanya bercanda ria dengan teman disekitarnya hingga larut malam. Saya tidak tahu ini baik atau tidak. Menghabiskan waktu hanya untuk memperlihatkan pada dunia bahwa dia bisa menjadi seorang anak milineal yang hebat, formalitas katanya. Saya sangat mengerti, mungkin mereka punya beberapa alasan lain selain yang saya sebutkan. Tapi saya tak tahu, memang ada atau tidak.
Pernah seperti itu. Tapi saya sadar, itu bukan lah hal yang baik, untuk saya. Saya menguras otak saya, memikirkan kembali. Untuk apa saya melakukan itu. Seharusnya, generasi milenial bisa menjadi inspirasi generasi selanjutnya. Menuangkan energi positif dan memanfaatkan fasilitas sebagai seorang anak milineal yang dimana mereka mampu mengaplikasikan sebuah teknologi atau hal lainnya, yang belum pernah di sentuh oleh generasi sebelumnya.
Saya bangga menjadi anak milineal jika itu berguna bagi diri saya, orang lain dan negara saya sendiri. Ada perasaan kagum yang membuat saya bersemangat. Kagum pada sebagian generasi milenial yang masih mementingkan orang di sekitar dan peka terhadap apa yang terjadi dalam negara ini. Mereka rela bersusah payah membangkitkan sebuah ketidakadilan. Meski nyawa taruhannya. Saya ingin melihat negara ini lebih luas. Menjelajah layaknya seorang penjelajah. Memperluas sudut pandang saya, dan berdiskusi bersama mereka yang lebih tahu dan luas pengetahuan dibandingkan saya. Hari ini saya mungkin bermimpi. Tapi, mimpilah yang dapat membuat suatu hal menjadi nyata. Semoga. Doakan saya.
Salam saya dari salah satu anak milenial untuk para milenial. Semoga tak ada lagi keresehan dihati. Kita beranjak dewasa, maka berpikirlah dewasa untuk ke depannya.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar